Senin, 30 Januari 2012

Soal Latihan Akuntansi manajemen


Soal Latihan Akuntansi Manajemen:

Soal 1

Suatu perusahaan sedang mempertimbangkan penggantian salah satu mesin produksinya dengan mesin yang lebih baru dengan alasan untuk penghematan biaya (efisiensi). Mesin lama mempunyai umur ekonomis 10 tahun dan telah digunakan selama 5 tahun. Informasi tentang kedua mesin tersebut adalah sebagai berikut:


Mesin Lama
Mesin Baru
Harga mesin
Rp 160.000.000
Rp 190.000.000
Umur ekonomis
10 th
5 th
Nilai sisa
Rp 10.000.000
Rp 20.000.000
Harga jual mesin lama
Rp 105.000.000


Penghematan penggunaan mesin baru diperkirakan Rp 50.000.000 per tahun. Tingkat keuntungan yang layak adalah  22% dan tingkat pajak sebesar 40%. Apakah sebaiknya perusahaan mengganti mesin lama dengan mesin baru dengan menggunakan  metoda NPV dan IRR jika inlasi 10%.



Soal 3.
a. Make or buy decision
PT ABC merupakan perusahaan perakitan. Suku cadang A selama ini diproduksi sendiri, dengan produksi sesui kebutuhannya sebesar 10.000 unit. Biaya produksi suku cadang A sebagi berikut:

Biaya/unit
Total Biaya
Biaya bahan baku
Rp 500,-
Rp   5.000.000
Biaya tenaga kerja variabel
Rp 1.000
Rp 10.000.000
Biaya overhead pabrik variabel
Rp 300
Rp   3.000.000
Biaya overhead pabrik tetap terhindarkan
Rp 400
Rp   4.000.000
Biaya overhead pabrik tetap bersama
Rp 500
Rp   5.000.000
      Jumlah biaya produksi
Rp 2.700,-
Rp 27.000.000,-

Diminta:
  1. PT ABC mendapat tawaran untuk membeli suku cadang A dengan harga Rp 2.500,- per unit, apakah tawaran tersebut diterima.
  2. Misalkan fasilitas yang tidak digunakan untuk memproduksi suku cadang A dapat disewakan ke pihak luar Rp 4.000.000 per tahun, apakah perusahaan lebih baik produksi sendiri atau membeli dari luar.




b. Menjual or Proses lebih lanjut
Produk A mempunyai harga jual Rp 10.000 per unit pada kondisi sekarang. Biaya produksi dan nonproduksi produk A pada volume penjualan 10.000 unit sbb:

Biaya/unit
Total Biaya
Biaya bahan baku
Rp 2.000
Rp 20.000.000
Biaya tenaga kerja langsung
      1.000
Rp 10.000.000
Biaya overhead pabrik variabel
      1.500
Rp 15.000.000
Biaya overhead pabrik tetap
      1.300
Rp 13.000.000
Biaya adm dan umum tetap
         500
Rp   5.000.000
Biaya pemasaran tetap
         750
Rp   7.500.000
      Jumlah
Rp 7.050
Rp 70.500.000

Manajemen sedang mempertimbangkan untuk memproses lebih lanjut produk A menjadi produk A-1 yang nantinya dapat dijual dengan harga Rp 18.000 per unit. Untuk memproses lebih lanjut deperlukan tambahan biaya Rp 4.000 per unit dan tambahan investasi mesin Rp 50.000.000,- dan diperkirakan mempunyai umur ekonomis 3 tahun. Jika manajemen menginginkan return atas investasinya 20% per tahun, apakah alternatif proses lebih lanjut layak dilakukan.







c. Menghentikan or Melanjutkan
Berikut adalah laporan laba rugi tiap depatermen pada PT ABC untuk tahun berakhir 31 Desember 2006.

Depatermen A
Depatermen B
Depatermen C
Penjualan
Rp 50.000.000
Rp 25.000.000
Rp 25.000.000
Biaya variabel
Rp 25.000.000
Rp 10.000.000
Rp 12.000.000
   Laba kontribusi
Rp 25.000.000
Rp 15.000.000
Rp 13.000.000




Biaya tetap terhindarkan
Rp 10.000.000
Rp   8.000.000
Rp 11.000.000
Biaya tetap tak terhindarkan
Rp   3.000.000
Rp   3.000.000
Rp   3.000.000
   Total biaya tetap
Rp 13.000.000
Rp 11.000.000
Rp 14.000.000




Laba (rugi) bersih
Rp 12.000.000
Rp   4.000.000
(Rp 1.000.000)

Manajemen memperkirakan bahwa kerugian depatermen C akan terus berlangsung, maka manajemen mempertimbangkan untuk menghentikan depatermen C. Saudara diminta untuk menganalisis apakah depatermen C sebaiknya dehentikan atau tidak.




d. Pesanan khusus.
PT ABC mempunyai kapasitas produksi 200.000 unit per tahun. Saat ini PT ABC memproduksi dan menjual produk A sebesar  150.000 unit dengan harga jual Rp 1.250 per unit. Rincian biaya produksi sebagai berikut:


Biaya/unit
Total Biaya
Biaya variabel :


     Biaya produksi variabel
Rp 400
Rp 60.000.000
     Biaya komersial variabel
Rp 120
Rp 18.000.000
Biaya tetap :


     Biaya produksi tetap
Rp 300
Rp 45.000.000
     Biaya komersial tetap
Rp 150
Rp 22.500.000
Jumlah biaya
Rp 970
Rp 145.500.000

Perusahaan menerima pesan khusus diluar pesanan reguler sebanyak 30.000 unit produk A dari perusahaan lain, dengan harga yang diminta Rp 800 per unit. Apakah pesanan khusus tersebut diterima atau di tolak.







e. Bauran Produk
 PT ABC memproduksi 3 tipe disket. Masing-masing tipe memerlukan mesin khusus yang memiliki kapasitas operasional total 15.000 jam per tahun. Informasi ketiga produk sbb:

Tipe A
Tipe B
Tipe C
Harga jual
$ 9
$ 30
$ 35
Biaya variabel
$ 6
$ 20
$ 10
Jam mesin dibutuhkan
0,10
0,50
0,75

Direktur pemasaran menilai permintaan untuk ketiga tipe disket dan yakin bahwa perusahaan dapat menjual sebanyak mungkin yang dapat diproduksi.

Diminta:
  1. Berapa banyak dari masing-masing tipe yang seharusnya diproduksi dan dijual untuk memaksimalkan margin kontribusi perusahaan? Berapakah total kontribusi margi untuk pilihan saudara.
  2. Sekarang anggaplah bahwa perusahaan yakin dapat menjual lebih dari 12.000 unit tipe C dan masing-masing 50.000 untuk tipe A dan B dengan harga yang diperkirakan. Berapa bauran produk yang saudara rekomendasikan dan berapa margin kontribusi.


1.                                                                                                   Basic               Standard Deluxe
        Price                                                     $  9.00                     $30.00                 $35.00
        Variable cost                                            6.00                      20.00                   10.00
        Contribution margin                            $  3.00                     $10.00                 $25.00
        ÷ Machine hours                                  ÷  0.10   ÷                  0.50         ÷         0.75
        Contribution margin/MHr.                  $30.00                     $20.00                 $33.33

        The company should sell only the deluxe unit with contribution margin per machine hour of $33.33. Sealing can produce 20,000 (15,000/0.75) deluxe units per year. These 20,000 units, multiplied by the $25 contribution margin per unit, would yield total contribution margin of $500,000.

2.     Produce and sell 12,000 deluxe units, which would use 9,000 machine hours. Then, produce and sell 50,000 basic units, which would use 5,000 machine hours. Then produce and sell 2,000 standard units, which would use the remaining 1,000 machine hours.

        Total contribution margin          = ($25 ´ 12,000) + ($3 ´ 50,000) + ($10 ´ 2,000)
                                                                                          = $470,000




1.      Kasus Penggantian
PT Alya merencanakan mengganti mesin lama dengan mesin baru dengan alasan penghematan. Mesin lama memiliki umur ekonomis 10 tahun dan saat ini masih dapat digunakan 5 tahun lagi. Pajak penghasilan 20%. Metode depresiasi dengan garis lurus. Informasi kedua mesin sebagai berikut:
      Keterangan                  Mesin Lama                Mesin Baru
      Harga perolehan          Rp 320.000.000          Rp 380.000.000
      Umur ekonomis           10 tahun                      5 tahun
      Nilai sisa                      Rp 20.000.000                        Rp 20.000.000
      Harga jual                    Rp 210.000.000

Tingkat keuntungan yang dianggap layak 20%. Penghematan penggunaan mesin baru sebesar Rp 80.000.000 per tahun.

Diminta: Saudara yang ahli keuangan diminta untuk melakukan perhitungan apakah rencana perusahaan mengganti mesin adalah layak.

Jawab:
Initial Investment:
Harga mesin baru                                                                    Rp 380.000.000
Harga mesin lama                                Rp 320.000.000
Akm dep (5 tahun)                                    150.000.000
            Nilai buku                                                                   (Rp 170.000.000)

Laba penjl mesin lama             Rp   40.000.000
Tax 20%                                                        8.000.000          (Rp   32.000.000)

            Initial investment                                                         Rp  178.000.000


Aliran kas masuk (proceeds):

Penghematan biaya per tahun                                                 Rp 80.000.000
Penyusutan mesin lama per tahun       Rp 30.000.000
Penyusutan mesin baru per tahun       Rp 72.000.000
            Penambahan penyusutan                                             (Rp 42.000.000)
            Penghematan bersih pertahun                                     Rp 38.000.000
Pajak 20%                                                                               (Rp   7.600.000)
            Laba setelah pajak                                                       Rp  30.400.000
Penambahan penyusustan                                                       Rp  42.000.000
            Proceeds                                                                     Rp  72.400.000




















Program Magister Manajemen
Universitas Muhammadiyah Surakarta
 

Ujian Mid Semester Akuntansi Manajemen
Dosen : Dr. Triyono


Kerjakan soal berikut dan dikumpulkan pada saat ujian akhir semester.

Kasus 1.
Sherwood Company saat ini memproduksi suku cadang Z911 sebanyak 40.000 unit tiap tahunnya. Suku cadang digunakan dalam memproduksi beberapa produk yang dibuat oleh Sherwood. Biaya per unit untuk Z911 adalah :
            Bahan baku langsung              $ 9
            Tenaga kerja langsung $ 3
            Overhead variabel                   $ 2.5
            Overhead tetap                       $ 4
                        Total                            $ 18.5
Dari total overhead tetap yang dibebankan pada Z911, sebesar $ 88,000 adalah overhead tetap langsung (sewa mesin dan gaji supervisor lini produksi yang tidak akan dibutuhkan jika lini produk dihentikan). Sisa overhead tetap adalah overhead tetap umum. Seorang pemasok luar telah menawarkan untuk menjual suku cadang pada Sherwood seharga $ 16 per unit. Tidak ada kegunaan alternatif terhadap fasilitas yang saat ini digunakan untuk memproduksi suku cadang tersebut.

Diminta:
  1. Haruskah Sherwood Company membuat atau membeli suku cadang Z911 ?
  2. Berapakah jumlah tertinggi yang seharusnya dibayar oleh Sherwood pada pemasok luar ?
  3. Jika Sherwood membeli suku cadang, berapa banyakkah pendapat meningkat atau menurun ?

Mengacu pada kasus di atas, sekarang anggaplah bahwa semua overhead tetap adalah overhead tetap umum.

Diminta:
  1. Haruskah Sherwood Company membuat atau membeli suku cadang Z911 ?
  2. Berapakah jumlah tertinggi yang seharusnya dibayar oleh Sherwood pada pemasok luar ?
  3. Jika Sherwood membeli suku cadang, berapa banyakkah pendapat meningkat atau menurun ?





Kasus 2.

Kasus Keputusan Managerial :
Danna Lumus, manajer pemasaran dari sebuah perusahaan yang memproduksi berbagai produk sedang memepertimbangkan permintaan manajer divisi mengenai prakiraan penjualan untuk lini yang baru. Manajer divisi sedang mengumpulkan data agar ia dapat memilih salah satu dari dua proses produksi yang berbeda. Proses pertama akan memerlukan biaya variabel sebesar $ 10 per unit dan biaya tetap $ 100,000. Proses kedua memerlukan biaya variabel $ 6 per unit dan biaya tetap $ 200,000. Harga jual $ 30 per unit. Danna baru saja menyelesaikan analisis pemasaran yang memproyeksi penjualan tahunan 30.000 unit

Danna merasa enggan melaporkan prakiraan penjualan 30.000 unit kepada manajer divisi. Ia tahu bahwa proses pertama perupakan proses padat karya, sedangkan proses kedua merupakan proses otomatisasi dengan kebutuhan tenaga kerja yang sedikit dan tidak memerlukan pengawas produksi tambahan. Jika proses pertama dipilih, Jerry seorang teman baiknya akan ditunjuk sebagai pengawas lini baru tersebut. Jika proses kedua yang dipilih maka Jerry dan karyawan banyak terkena PHK. Setelah mempertimbangkan situasi tersebut, Danna merevisi proyeksi penjualan tahunan menjadi 22.000 unit.

Danna percaya bahwa revisi penurunan tersebut dapat dibenarkan, karena hal itu akan mendorong manajer divisi untuk memilih sistem manual, maka revisi tersebut memperlihatkan sensitivitas bagi kebutuhan karyawan yang ada saat ini. Sensitivitas yang ia khawatirkan tidak dimiliki oleh manajer divisinya. Manajer divisi terlalu memperhatikan  faktor-faktor kuantitatif pada saat mengambil keputusan dan biasanya mengabaikan aspek-aspek kualitatif.

Diminta :
  1. Hitunglah titik impas untuk masing-masing proses.
  2. Hitunglah volume penjualan dimana kedua proses menghasilkan laba yang sama besarnya. Identifikasilah rentang penjualan di mana proses manual lebih mengntungkan daripada proses otomatis dan sebaliknya. Mengapa manajer divisi menginginkan prakiraan penjualan ?.
  3. Apakah saudara setuju dengan pilihan Danna mengubah prakiraan penjualan ? Apakah ia berperilaku etis ? Apakah keutusannya dapat dibenarkan karena ia membantu sejumlah karyawan mempertahankan pekerjaan mereka? Haruskah dampaknya terhadap karyawan tersebut dipertimbangkan dalam keputusan?. Sesungguhnya, apakah tidak etis jika tidak mempertimbangkan dampak dari keputusan tersebut terhadap karyawan?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar